Polda Kepri Lakukan Penggeledahan di Kantor BP Batam Terkait Kasus Korupsi Pelabuhan Batu Ampar - .
RajaBackLink.com

Polda Kepri Lakukan Penggeledahan di Kantor BP Batam Terkait Kasus Korupsi Pelabuhan Batu Ampar

Kepulauan Riau -- publiklampung.com -- Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Komisaris Besar Zahwani Pandra, mengonfirmasi adanya penggeledahan serta pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di Kantor BP Batam pada Rabu siang, 19 Maret 2025. Pandra menjelaskan bahwa tindakan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Pelabuhan Batu Ampar.

"Perlu saya jelaskan, memang benar hari ini, Rabu, 19 Maret 2025, hasil konfirmasi Kabidhumas dengan Dirkrimsus Kombes Pol Silvester Simamora membenarkan bahwa tim penyidikan Polda Kepri tengah melakukan upaya tindakan paksa kepolisian, yaitu melakukan penggeledahan di kantor BP Batam," ujar Pandra melalui sambungan telepon.

Ketika ditanya mengenai pejabat BP Batam yang diamankan, Pandra menyatakan bahwa saat ini pihaknya hanya dapat mengonfirmasi adanya penggeledahan tanpa memberikan rincian lebih lanjut karena proses masih berlangsung.

"Jadi, untuk sementara kita membenarkan itu saja, proses masih terus berjalan, perkembangan masih berlanjut, kita lihat step by step," tambahnya.

Dalam proses penggeledahan tersebut, beberapa orang telah diperiksa.

"Beberapa orang sudah diamankan, tentu dimintai dulu keterangannya ya, sementara itu dulu," kata Pandra.

Ia juga belum mengungkapkan inisial pejabat yang diperiksa.

"(Inisial) belum ada, karena tadi penggeledahan dulu, baru pemeriksaan," jelasnya.

Pandra menambahkan bahwa penggeledahan dan penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar yang terjadi sejak 2021.

"Ini pengembangan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi sejak 2021, mengenai masalah kasus revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar," ungkapnya.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai penangkapan seorang pejabat BP Batam berinisial FAP yang diduga terlibat dalam kasus korupsi pembangunan pelabuhan tersebut. Pembangunan Pelabuhan Batu Ampar memang mendapat perhatian dari berbagai pihak dalam beberapa tahun terakhir.

Saat dikonfirmasi terkait penangkapan itu, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan ya," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Namun, saat dimintai tanggapan mengenai penangkapan FAP, Ariastuty belum memberikan jawaban. Beredar juga kabar bahwa satu orang pejabat telah ditetapkan sebagai tersangka sebelum penggeledahan dilakukan.

Editor : Anisa Bela
Reporter : Fira Ayu
Released © publiklampung.com

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment